Home

ArrowArrow
ArrowArrow
Slider

 

Latar Belakang Audio Kelas

Pertanyaan pertama dibenak Anda mungkin adalah “apakah sebenarnya Audio Kelas”? Menurut definisi bebas kami:

Audio Kelas adalah suatu sistem audio yang khusus diperuntukkan bagi ruang kelas dengan sistem kendali audio ruang kelas terpusat

Definisi Audio Kelas Model Lama

Fungsi utama dari audio kelas adalah pengaturan atau manajemen audio ruang, biasa pula disebut digital switch selector untuk kontrol pengaturannya. Dengan digital switch selector maka operator dapat menentukan ruang mana yang bisa bunyi dan ruang mana yang mati dengan menggunakan suatu alat yang biasanya diletakkan di ruang sentral sebagai pengendali utama audio ruang kelas.

Ciri khas utama audio ruang kelas adalah kualitas suara yang dihasilkan dari sebuah player maupun microphone cenderung suara middle/vocal.

Berdasarkan pengalaman yang kami temui adalah banyak sekali audio kelas yang suaranya tidak memadai (dominan bass atau dominan trebel sehingga suara tidak jelas, menggema dan menggulung). Hal tersebut sangat wajar dan dimaklumi karena pihak sekolah/instansi tidak memiliki cukup ilmu untuk merancang sistem audio yang sesuai dengan tata ruang yang ada. Kasus terbesar adalah digunakannya speaker aktif, jelas audio hifi yang dihasilkan oleh speaker aktif tidak sesuai untuk audio ruangan, mengingat audio HIFI lebih menonjolkan nada bass dan treble. Padahal audio ruang kelas seharusnya dominan di frekwensi nada mid atau dominan ke vocal. Suara audio yang cenderung vocal, cocok digunakan sebagai output microphone atau digunakan saat ujian listening bahasa inggris karena dibutuhkan suara yang jernih, artikulasi jelas dan cenderung vocal.

Contoh kasus yang lain adalah hasil suara yang bersumber dari amplifier tidak menyebar secara merata ke setiap ruangan, karena jarak antara ruang sentral dan ruang kelas berbeda-beda, sehingga ada penurunan siganal audio yang diterima di setiap ruangan.

Belum lagi audio ruang kelas belum dilengkapi dengan sistem kontrol yang memadai, sehingga output audio disebar begitu saja dan diterima oleh seluruh kelas, hal ini cukup menggganggu jiak ada ajian listening bahasa inggris yang tidak serempak pada kelas paralel.

Seandainya sekolah/instasi memiliki sistem kendali audio ruang kelas, saya jamin masih menggunakan teknologi kuno. Kendala utama adalah pengoperasian yang ribet karena banyaknya saklar yang digunakan dengan label saklar yang tidak sesuai dengan kondisi nama ruang sebenarnya.

Kurang lebih seperti itu gambaran kondisi audio ruang kelas yang kami temui.


Seiring dengan perkembangan teknologi, antara lain:

  • Teknologi IT, perangkat lunak, hardware dan networking
  • Teknologi IoT (internet of think)
  • Teknologi elektronika digital, micro controller dan embedded system

Maka rasanya sulit mempertahankan definisi audio kelas sesederhana itu, karena semua poin teknologi yang kami sebutkan di atas adalah keniscayaan menjadi teknologi yang terintegrasi antar bagian satu dengan lainnya dan menjadi suatu produk unggulan yang mudah pengaksesannya, memiliki kesederhanaan dan memiliki kekayan fitur.

Baik, mari kita coba menganalisa teknologi audio kelas yang sudah ada saat ini. Dimana kesimpulan kami adalah sebagai berikut:

  • Sistem kendali audio ruang hanya berfungsi sebagai audio ruang saja
  • Audio Kelas tidak ada nilai tambah lainnya. Jadi hanya berfungsi sebagai audio kelas saja.
  • Kendali audio ruang kelas menggunakan saklar manual dengan teknologi kuno.
  • Pemilihan audio ruang tidak fleksibel karena penggunaan saklar yang banyak dan bervariasi. Jika kombinasi pemilihan audio kelas/ruang semakin banyak maka model pensaklaran juga semakin kompleks.
  • Pelabelan nama saklar membingungkan karena tidak mengikuti nama ruang/kelas di masing-masing lokasi (contoh saklar dinamai A1, B1, T1 dan bingung).
  • Kombinasi pemilihan ruang terbatas, seandainya bisa pun maka bagian operator kendali audio ruang akan bingung karena banyaknya jenis label saklar yang ada.
  • Channel audio ruang dalam kondisi fix /tetap channel client, misalnya 32 channel atau 42 channel, sehingga jika ada penambahan ruang, maka modul kendali harus diganti (bahasa mudahnya adalah upgrade).
  • Secara estetika desain audio ruang kurang sedap dipandang mata karena terlalu banyak perangkat yang dipakai. Contoh perangkat audio yang digunakan: Audio Player, Mixer, Equalizer, Amplifier, serta alat kendali saklar itu sendiri.

Kurang lebih demikian kekurangan teknologi audio kelas / audio ruang yang ada dipasaran saat ini. Semoga bisa memahami


Tujuan Produk Audio Smart System

Berdasarkan latar belakang di atas maka kami mencoba memberikan alternatif produk audio kelas / audio ruang / audio paging yang lebih baik. Bahkan bukan hanya perbaikan saja, melainkan perombakan teknologi yang digunakan, pengayaan fitur layanan, kesederhanaan, fleksibilitas dan kenyamanan pemakaian. Teknologi kami melompat berkalilipat lebih canggih dari produk sebelumnya.

Dengan harapan produk rancangan kami menjadi lebih baik dari sebelumnya. Memiliki nilai tambah, multiguna, efisien, menyenangkan dalam pengoperasian, serta berkelanjutan pengembangannya.

Kemutahiran teknologi dan kekayaan fitur yang dibungkus oleh kesederhanaan pengoperasian

Motto Audio Smart System

Berikut konsep Audio Smart System yang kami kembangkan:

AUDIO SMART SYSTEM memiliki layanan dan keunggulan jauh di atas rata-rata dibandingkan dengan produk sejenis, antara lain:

  1. Semua kendali audio ruang tidak menggunakan tombol/saklar manual satu pun. Semua kendali audio ruang menggunakan software aplikasi komputer dengan pengoperasian yang mudah dan menyenangkan.
  2. Tidak ada lagi label-label saklar yang membingungkan, semua penamaan audio ruang disesuaikan dengan nama ruang pada kondisi nyata karena menggunakan aplikasi database.
  3. Tidak ada batasan channel di sisi server operator untuk setiap audio client. Penambahan ruang audio client cukup dengan menambahkan nama ruang di software aplikasi server, sehingga di sisi operator tidak ada upgrade channel.
  4. Tidak ada batasan berapa jumlah audio client yang bisa terhubung dengan server operator.
  5. Sama sekali tidak memerlukan perangkat audio konvensional seperti audio/video player (DVD/Media player mobil 4 din), audio  mixer, audio equalizer, audio amplifier. Buat apa itu semua jika diera digital bisa terwakili oleh sebuah komputer yang telah komplit fiturnya.
  6. Secara estetika jelas lebih cantik dibanding dengan audio kelas konvensional.
  7. Menghasilkan audio vocal dengan frekwensi middle yang jelas dan jernih, artikulasi vocal yang jelas dan merata di semua ruangan karena semua sudah diperhitungkan dengan seksama dan penelitian yang cukup lama. Cocok digunakan untuk penyampaian suara manusia saat memeberi pengumuman atau saat ujian listening. Suara tidak menggulung karena dominan bass atau trebble.
  8. AUDIO SMART SYSTEM mendukung pemantauan/pengamatan video pada setiap ruangan/kelas dengan menggunakan CCTV. Pemantauan dilakukan dari sisi operator (misalnya ruang guru piket/operator). Teknik pemilihan capture video ruangan pun sangat mudah dengan menggunakan aplikasi yang disediakan. (opsional)
  9. AUDIO SMART SYSTEM mendukung SMS Gateway yang berguna untuk memebri informasi apapun kepada orang tua / wali siswa melalui SMS yang tersedia aplikasinya di dalam aplikasi komputer.
  10. AUDIO SMART SYSTEM mendukung presensi/absensi RFID, sehingga dapat memanfaatkan kartu siswa (kartu RFID), dimana di dalamnya terdapat chip identifikasi setiap siswa.
  11. AUDIO SMART SYSTEM mendukung bell otomatis sekolah, dimana pengaturan jadwal disediakan dalam aplikasi.
  12. AUDIO SMART SYSTEM mendukung pengiriman pesan teks dari sisi operator ke ruang-ruang kelas yang diinginkan. Dimana pesan teks diterima oleh ruang kelas berupa DMD (dot matrix display / running text) atau bisa juga melalui smart TV. (opsioanal)
  13. AUDIO SMART SYSTEM mendukung aplikasi Buku Induk siswa jika diperlukan.
  14. AUDIO SMART SYSTEM menyediakan input microphone untuk setiap ruangan bagi yang membutuhkan. Micrphone yang digunakan bisa wireless atau menggunakan kabel
  15. Instalasi yang super rapi karena hanya membutuhkan 1 jenis kabel untuk seluruh client yang terhubung ke server. Audio Smart System mengacu pada topology BUS. Jika diinginkan tegangan AC 220 Volt terpusat maka hanya dibutuhkan 2 jenis kabel.

Instalasi & Topologi Audio Smart System

Berikut topologi dan instalasi aplikasi dan perangkat Audio Smart System di setiap ruangan, terhubung dengan aplikasi server yang terletak di ruang operator (guru piket).

Audio Smart System Client yang akan dipasang di setiap ruang kelas. Audio Smart System Client sebaiknya diletakkan di samping pintu masuk ruang kelas dengan kondisi menempel ke dinding (wall mounting), sehingga memudahkan saat siswa melakukan absensi dengan Kartu Siswa RFID.

 


Sekilas Tampilan Aplikasi Kontrol Audio Kelas

Pengaturan Bel Otomatis
Penentuan Nama Ruangan dan Alamat IP
Penentuan Hari Libur
Menu Data Siswa
Menu Bel Otomatis
Menu Aplikasi SMS Gateway
Mengirim Running Text Ke Dot Matrix Display
Mengirim Pesan SMS
Menentukan Grup Ruangan Kelas
Media Player Audio Kelas
Kontrol CCTV Ruangan
Aplikasi Kontrol Audio Ruangan
Grup Kontak
Data Induk Siswa
Daftar Phonebook
Arrow
Arrow
Pengaturan Bel Otomatis - Pengaturan Bel Otomatis Sesuai KBM
ArrowArrow
Slider